Selasa, 31 Desember 2019

Kalibrasi Baterai Laptop Setelah Melakukan Refill

Pernahkah kalian mengalami battery alert?? Peringatan tersebut disebabkan karena PC membaca penyimpanan baterai mengalami drop. Bisa saja hal itu juga terjadi karena kesalahan pembacaan. Pemberitahuan itu muncul setelah menekan tombol power seperti gambar di bawah ini yang terdeteksi pada Laptop HP. Kebetulan saya juga menggunakan Lepi HP.
Menanggapi postingan sebelumnya juga tentang refill baterai laptop. Beberapa lepi jika sudah diganti cell baterainya membutuhkan kalibrasi lagi menggunakan vitur Save Mode yang disediakan oleh Sistem Operasi perangkat.
Saya hampir menyerah karena setelah me-refill baterai durasi waktu penggunaannya tidak bertambah. Saya kepikiran apakah itu disebabkan karena notifikasi peringatan baterai yang muncul sebelum masuk ke menu BIOS?? Tanpa menyerah saya coba browsing akhirnya ketemu beberapa tutorial yang membahas permasalahan itu. Akhirnya saya coba, allert-nya hilang, dan durasi waktu baterainya pun bertambah. Alhamdulillah saya puas dengan tambahan waktunya karena satu baterai 18650 saya beli dengan harga promo Rp.6000, total Rp.24000. Oke, berikut adalah langkah-langkahnya :
1.       Mengatur power option, agar saat di safe mode Laptop tidak sleep dengan cara Klik ikon baterai di taskbar, klik more power option maka akan terbuka jendela power option.
2.       Klik Tulisan create a power plan berwarna biru letaknya di jajaran tulisan paling kiri
3.       Muncul tab create a power plan, isikan planname, terserah nama yang anda inginkan lalu next
4.       Ganti semua tulisan 2 menit, 5 menit dan 20 menit pada kolom yang ada menjadi never semuanya. Lalu klik create dan pilih power plan yang anda buat
5.       Selanjutnya masuk ke safe mode dengan masuk ke System Configuration. Tekan Windows + R, masukan msconfig lalu enter. Pastikan daya baterai sudah terisi penuh
6.       Di tab Boot, centang pilihan safe mode lalu klik Ok dan Restart. Sebenarnya ada cara lain untuk masuk ke safe mode
7.       Cabut adaptor/charger laptop dan diamkan hingga mati dengan sendirinya. Kira-kira membutuhkan waktu beberapa jam
8.       Oiyaa, karena tadi masuk ke safe mode menggunakan System Configuration, jadi un-centang kembali
9.       Lalu anda charge kembali notebook anda selamalima menit lalu coba hidupkan dan bisa anda charge sampai penuh
Semoga dengan cara di atas, masalah baterai laptop anda teratasi. Tidak perlu menggunakan uang banyak untuk mengganti baterainya. Cukup dengan me-refill cell baterainya saja. Berlatihlah, gunakan dan kembangkan skill anda dalam bidang elektronik. Saran saya untuk mengganti cell-nya, gunakan baterai yang harganya lumayan berkisar Rp.50000 kalau lebih mahal lagi lebih bagus. Usahakan baterai yang anda beli bukan yang bekas atau yang keliatan baru tapi sebenarnya bekas, hanya luarannya saja baru tapi isi zat kimianya bekas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar