Kamis, 02 Januari 2020

Penstabil Suhu Kolam Ikan Otomatis Berbasis Atmega 16 Guna Mencegah Kematian Ikan Akibat Perubahan Cuaca Ekstrim

Suhu adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan ikan aplagi jika sudah masuk ke tahap pemijahan. Tidak stabilnya suhu dapat membuat ikan mengalami kematian. Kepala dusun tempat penulis KKN dulu merupakan pengusaha yang bergelut di bidang perikanan. Beragam jenis ikan yang beliau ternakkan yaitu gurame, lele, nila, patin, dan sebagainya. “Saat itu ikan gurame saya pernah mati sekitar seribu ekor akibat cuaca ekstrim, siangnya panas dan malamnya sangat dingin” Ujar Pak Muh. Jaelani saat diwawancarai tentang masalah yang pernah dialami di Ds. Seloiring.
Gambar 1. Rangkaian Pengontrol Sistem

Berdasarkan permasalahan yang diutarakan Pak Kadus tersebut maka kelompok KKN G197 menawarkan solusi berupa penstabil suhu kolam ikan. Program ini merupakan program unggulan kelompok kami berupa sebuah alat yang beroperasi secara otomotais. Alat ini dilengkapi Microprosesor Intel Atmega 16. Elemen inti dari alat ini yaitu pemanas yang dipasang pada ember atau tabung. Elemen pemanas yang digunakan yaitu elemen pemanas teko yang beredar dipasaran.
Gambar 2. Proses Pembuatan Tabung Pemanas Air

Jadi, peternak ikan mana saja dapat merakit sendiri pemanas ini tanpa pengontrol otomatis. Di sisi sebelah elemen, dibuat lubang yang kecil kira-kira berdiametr 3 – 5mm. Dirancang seperti ini untuk mencegah sengatan listrik terhubung langsung ke kolam ikan. Dengan sistem sirkulasi air yang memanfaatkan konsep tekanan, ujung air akan terputus, otomatis jika ada listrik yang mengalir pada air juga ikut terputus. Sistem itu bertujuan untuk mengantisipasi ketidaksempurnaan elemen pemanas yang menghasilkan sengatan listrik. Untuk laporan lebih lengkapnya, silahkan download dokumen pada link ini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar